Menulis.
2018 beberapa tahun lalu saat aku selesai menamatkan sekolah menengahku saat kebingungan dengan problematika hidup aku memutuskan untuk menulis. Bukan karena ingin mendapatkan uang dari sini, tapi banyak keresahan yang sungguh tertanam dalam lubuk hati terdalam. Bisa dikatakan sebuah pelarian saat tidak menahu harus cerita pada siapa. Kadang tidak konsisten menulis bukan karena malas, ya meski ada sih hhe. Aku menulis lewat smarthphone, jadi sungguh keresahan tidak tertuang dengan benar. Saat menulis ini aku masih menggunakan notebook tanteku, mungkin suatu hari aku bisa membeli laptop dari hasil jeri payahku. Amin.
Meski tidak ada yang membaca aku hanya ingin menuliskan diary disini, maklum pake kertas itu agak malas untuk membacanya bagiku. Mungkin ada harapan kecil yang aku tanam disini orang-orang dapat membawa pelajaran setelah membaca saat aku telah tiada. Padahal dulu aku bikin blog karena youtuber juga blogger faforitku Gita Savitri Devi yang menurutku sangat bermanfaat dan menyentuh bagian hatiku saat membuat konten. Saat menjadi manusia yang bermanfaat ia rela untuk dibenci, mengungkapkan sebuah fakta dan kebenaran tanpa sungkan adalah bentuk hal yang besar bagiku dan itu ada pada Ka Gita. Tulisan yang akhirnya menjadi sebuah buku Rentang Kisah, aku ingin bisa seperti dia. Tapi aku tak akan berharap banyak, mimpi-mimpi kecil ini mungkin bisa membuat aku belajar. Bahwa nyatanya aku seperti isi kelapa cumplung(kosong), buta berbagai wawasan fakir ilmulah pokoknya. Dengan menulis mungkin cara agar aku berkembang lebih baik setiap harinya. Aku juga menulis novel di wattpad, judulnya Mengunci Ingatan.
Meski tidak ada yang membaca aku hanya ingin menuliskan diary disini, maklum pake kertas itu agak malas untuk membacanya bagiku. Mungkin ada harapan kecil yang aku tanam disini orang-orang dapat membawa pelajaran setelah membaca saat aku telah tiada. Padahal dulu aku bikin blog karena youtuber juga blogger faforitku Gita Savitri Devi yang menurutku sangat bermanfaat dan menyentuh bagian hatiku saat membuat konten. Saat menjadi manusia yang bermanfaat ia rela untuk dibenci, mengungkapkan sebuah fakta dan kebenaran tanpa sungkan adalah bentuk hal yang besar bagiku dan itu ada pada Ka Gita. Tulisan yang akhirnya menjadi sebuah buku Rentang Kisah, aku ingin bisa seperti dia. Tapi aku tak akan berharap banyak, mimpi-mimpi kecil ini mungkin bisa membuat aku belajar. Bahwa nyatanya aku seperti isi kelapa cumplung(kosong), buta berbagai wawasan fakir ilmulah pokoknya. Dengan menulis mungkin cara agar aku berkembang lebih baik setiap harinya. Aku juga menulis novel di wattpad, judulnya Mengunci Ingatan.
Komentar
Posting Komentar