Rumah.
Katanya rumah tempat untuk pulang
Katanya rumah tempat terhangat saat kamu merasa terluka
Katanya rumah banyak tawa dan sorai didalamnya
Apa iya begitu, aku tak pernah berpikir hal yang sama
Rumah itu luka
Rumah itu trauma
Rumah itu hanya sebuah sebutan saja
Aku tidak suka esensi kata pulang
Luka yang sembuh seakan kembali menguap karena terbuka
Pengecut
Pelafalannya seperti makian
Benar, saperti "tai" saat kamu mencaci
Dengan tanda seru tentunya "!"
Mungkin seperti phobia sesuatu
Rumah adalah tempat paling menyeramkan dan terasa sangat suram
Tapi suatu hari aku pasti berani untuk kembali ke "rumah"
Katanya rumah tempat terhangat saat kamu merasa terluka
Katanya rumah banyak tawa dan sorai didalamnya
Apa iya begitu, aku tak pernah berpikir hal yang sama
Rumah itu luka
Rumah itu trauma
Rumah itu hanya sebuah sebutan saja
Aku tidak suka esensi kata pulang
Luka yang sembuh seakan kembali menguap karena terbuka
Pengecut
Pelafalannya seperti makian
Benar, saperti "tai" saat kamu mencaci
Dengan tanda seru tentunya "!"
Mungkin seperti phobia sesuatu
Rumah adalah tempat paling menyeramkan dan terasa sangat suram
Tapi suatu hari aku pasti berani untuk kembali ke "rumah"
Komentar
Posting Komentar