Moto
Sepertinya blog ini sebentar lagi akan berubah menjadi catatan cinta ehehe. Berhubung aku emang ngga berpengalaman dalam masalah ini tapi ini mungkin cara pandangku saja. Aku sangat memegang teguh moto "Tidak semua perjalanan cinta berakhir bahagia, tapi akan ada cinta untuk menemukan keindahan didalamnya". Perpisahan yang orang tuaku sendiri alami buat aku selalu belajar ikhlas disisi lain mempertanyakan esensi "cinta" engga cuma cinta aja sih keluarga, hidup beserta hubungan sosial didalamnya. Buat aku pribadi jatuh cinta itu sulit terbukti udah 21 tahun aku masih betah sendiri. Cinta untuk hati manusia yang dipatahkan oleh keluarganya sendiri itu ibarat mencari untuk menemukan rumah, so pasti rumahnya tidak hanya untuk singgah sementara tapi menua. Aku sangat terlalu dewasa dibandingkan remaja seusiaku dulu, pikirku pacaran itu tidak penting buang-buang waktu energi dan tenaga. Maklum mama sering bilang "nanti pacaran kalo udah kerja aja ka" jadi terngiang-ngiang, pas kerja tapi justru mesih aja betah sendiri. Susah ya mencari teman hidup yang pas makanya dari pengalaman mereka yang gagal aku jadi lebih berhati-hati. Tapi aku selalu percaya setiap rasa sakit akan digantikan rasa bahagia kelak. Dipertemukan dengan orang yang tulus adalah doa-doa yang selalu dirapalkan.
Komentar
Posting Komentar