'Gelap Terang'

Dibeberapa tempat, aku masuki lorong padam
Dijalan itu aku berteduh dalam dunia luar
Banyak yang berisik, aku mengheningkan diri disudut kabut itu

Takut...

Tapi suara yg kudengar menepuk sepi ini dengan tenang

Aku bicara dengan ruam-ruam gelap
Diredupnya aku ditanya tentang 'makna sendiri'

Aku memikirkan seberapa jauh itu dan bagaimana jalan ini berat.

Kujawab "ia kejam, aku dicambuk waktu berat tanpa bantuan"

"di rengkuhnya hati yang terlalu berkawat, lepaskan yang rekat" katanya.

"Ia berdarah dilepaskan pelan olehnya, disembuhkan oleh waktu."

"kamu kuat, aku tahu 6 tahun ini kamu tertatih-tatih. Aku lihat ragamu pudar namun kamu terlihat tegar"

Dipeluknya aku dalam sebuah hangat, dalam gelap.

"Ceritamu, tidak akan sama. Setiap manusia punya kawat yang melukai hatinya sendiri-sendiri, tapi kamu tak perlu jadi mereka ataupun siapa yang berbeda"

Jalan ini senyap, kosong tak bertepi. Aku menuju cahaya dari sorot mata abu-abu ini yang tertutup kabut gelap.

Di sautnya aku ditarik perlahan oleh terang dari yang gelap, ia menghangat dan akan tetap.

Gelap terang, mereka berjalan beriringan menuntun cerita pada hidup ini yang abu-abu. 

Blog ini menginjak 4 tahun, setelah memutuskan membuat diary hidup agar bisa kubaca saat mulai menua. Here i'm thanks always give me another story' then i can wrote more on this. So i wanna do that. The story' never ending and i going to this year 2021 with first a little story' about the title my blog "Gelap Terang" gretfull my brain so works on this world and stay strong for everything problem on my life. It's awesome things so walks by slow, i try to be learn more.


Komentar

Postingan Populer