semu.
Sebenarnya apa yang ingin dicapai?
Jalan ini berat dan panjang, segalanya terasa aneh. Semakin dikejar, diburu-buru, diharapkan hanya membuat validasi semu. Ini bukan bagaimana hidup memberi kepercayaan besar, mungkin iya tapi lebih tepatnya bertanggung jawab. Resikonya terkadang terlalu memaksa. Ternyata aku sedang belajar untuk paham arti nyaman. Bukan segala hal tentang rumah. Tempat yang aku pilih sebagai pelindung disaat jauh. Yang bisa dirasa tenang saat ramai, yang tanpa beban dari orang. Aku masih mencari. Aku pikir orang lain tidak berhak bertanggung jawab atas kehidupanku. Aku adalah kompasku sendiri disaat merenung arah mana yang dituju. Mereka yang banyak bicara menjelaskan betapa hidup mereka kurang syukur, sampai-sampai urusan orang lain dibawa olehnya. Tanggung jawab mereka hanya melihat bukan membebani pilihan atas manusia lain. Manusia selalu mencoba mencari sebanyak kurang dari orang lain tapi kurang intropeksi diri sendiri.
Komentar
Posting Komentar