Taranta

Berbeda lantas kenapa menjadi petaka. Aku ini tempurung yang kehilangan isi didalam kosong tak beruang, gelap disaat pudarnya. Redup disaat pijarnya ia berada diantara kesepian. Yang dipeluk waktu pada ruang penuh kejam. Ia menjadi diam saat ramainya peradaban. Kata mereka yang dijumpa pada rumah berbeda. Aneh. Dia berkata "kenapa kamu berbeda?". Diam ia tidak menjawabnya. Sedetik kemudian ia berkata "aku si cangkang kesepian isi kehidupanku telah tiada". Ditamparnya gelombang penuh rasa. Ia menangis ditengah rapuh dirinya. Membasuh luka yang ingin ia sembuhkan karena sendirian. Diterkanya kapan ia mendapatkan tempat yang nyaman. 

Komentar

Postingan Populer