Patujiwa.

Seolah jiwanya terdiri dari lapisan besi kuat tanpa tembus peluru
Ia bagai sebongkah makhluk di cap sebagai manusia tapi sekuat batu
Aku mengenalnya lebih dari lapisan atom yang bercampur dengan senyawa ion
Setiap suara lisannya sedekat hidung mencium bibir
Tapi jangan engkau praktekan bibirmu dimonyongkan kehidungmu
Cukup aku menulisnya melalui untaian kata
Jangan pernah bertanya siap atau tidak kepada ia?
Sungguh ia terluka
Coba saja engkau lakukan, sungguh biadab
Engkau tau manusia memang bajingan, seberapa kamu coba paham sebanyak itu pula kamu terluka
Tutup rapat, buka yang ingin diperlihatkan
Sedikit saja, ia cukup untuk mengerti engkau
Sesering kamu lari, lalu menetap
Semakin kamu ikhlas, hidup ini perlu kelapangan
Jiwa yang masa bodo adalah pintu keiklasan 
Jangan berdecak, itu mengeluh
Cukup bilang hadeh, yaudah iya paham lah. Sambat terus cape, dah biasa ini
Nah, itu cukup


Komentar

Postingan Populer