Seperti Punya Naungan
01/11/18
What do you think about home?
Jika kalian tanyakan padaku aku akan menjawab, tempat tinggal.
Why? It's was so simple your answer. Oh yash, because me not a feeling something big in my home. Hampa. Itu yang mungkin selalu aku rasakan saat berada dirumah. Aku salah satu dari banyaknya anak yang mungkin pernah mengalamin "Broken Home".
Saat aku dirumah rasanya aku selalu ngerasa sendiri, kesepian, kehilangan, ada perasaan aku ingin pulang tapi aku udah dirumah. Lantas kamu mau kemana peh? I don't know, i want back to my old home. Sebenernya aku ngga boleh seegois ini untuk seorang makhluk ciptaannya. Tapi, aku hanya merasakan apa yang coba aku pahami aja.
Saat aku mencoba jauh dari rumah untuk keluar dari bubble dan katakanlah merantau, lalu saat ini aku tinggal di rumah adik mamaku yang baik hati ini. Aku seperti pulang. Pulang dalam tanda kutip aku merasakan aku dihargai, dimengerti, mereka memberi ketulusan yang diberi meski bukan dari orang tuaku aku merasakan perasaan lebih tenang dibanding rumah tempatku pulang.
Tapi aku juga tetep seneng saat dirumah aku punya adik yang bisa bikin aku lebih hidup dengan alasan karena mereka yang bener-bener tulus sayang sama aku. Aku belajar apapun itu dari keluargaku, dan berawal dari rumah yang aku tinggali itu. Bersyukur karena mereka bikin i'm learn anything for life is so complecated ngga semudah yang dibayangkan.
What do you think about home?
Jika kalian tanyakan padaku aku akan menjawab, tempat tinggal.
Why? It's was so simple your answer. Oh yash, because me not a feeling something big in my home. Hampa. Itu yang mungkin selalu aku rasakan saat berada dirumah. Aku salah satu dari banyaknya anak yang mungkin pernah mengalamin "Broken Home".
Saat aku dirumah rasanya aku selalu ngerasa sendiri, kesepian, kehilangan, ada perasaan aku ingin pulang tapi aku udah dirumah. Lantas kamu mau kemana peh? I don't know, i want back to my old home. Sebenernya aku ngga boleh seegois ini untuk seorang makhluk ciptaannya. Tapi, aku hanya merasakan apa yang coba aku pahami aja.
Saat aku mencoba jauh dari rumah untuk keluar dari bubble dan katakanlah merantau, lalu saat ini aku tinggal di rumah adik mamaku yang baik hati ini. Aku seperti pulang. Pulang dalam tanda kutip aku merasakan aku dihargai, dimengerti, mereka memberi ketulusan yang diberi meski bukan dari orang tuaku aku merasakan perasaan lebih tenang dibanding rumah tempatku pulang.
Tapi aku juga tetep seneng saat dirumah aku punya adik yang bisa bikin aku lebih hidup dengan alasan karena mereka yang bener-bener tulus sayang sama aku. Aku belajar apapun itu dari keluargaku, dan berawal dari rumah yang aku tinggali itu. Bersyukur karena mereka bikin i'm learn anything for life is so complecated ngga semudah yang dibayangkan.
Komentar
Posting Komentar