Kagum.

Larinya kencang menabrak angin berhembus kencang
Keseriusan terpampang dalam peluhnya
Dari segala riuh penonton bersorai
Para kerumunan yang asik memanduinya
Melihat dari balik punggung besar mereka
Sedikit ku intip kamu yang sedang berlomba
Tak apa dari jauh juga, karena aku yang merasa bukan apa-apa
Hanya bisa mengagumi saja
Mendukung dari belakang dan berdoa semampuku saja
Pada harap-harap suatu hari mungkin kamu merasa
Senyum tulus yang membuat merasa lebih baik

Komentar

Postingan Populer