Apa itu teman?

(15:19) Jum'at, 4 November 2022.

Aku sedang mempertanyakan ini setelah melihat akun selebgram beserta teman mereka yang loveable. Kenapa mereka masih bisa dekat dan intensitas berkabar yang bagus masih terjalin?? 

Jika dilihat lebih lagi ternyata pada dasarnya manusia dari lahir sendiri, buat aku ngga ada masalah dengan itu. I love being alone cause i'm supper introver my MBTI is INTP-T is a one of the most introversion. Hanya saja aku baru sadar atau mungkin pertemananku dengan mereka berbeda. Hubungan dengan teman dekat selalu canggung saat chattingan berbeda halnya ketika masih di sekolah segala sesuatunya terlihat seru untuk dibicarakan, sekarang bertegur sapa satu bulan sekali pun teramat jarang atau bisa saja teman-temanku ini para manusia cuek seperti aku. Hal yang disukai kadang tidak sama dan membuat bingung apa yang mau di obrolkan padahal jika mau teramat banyak, utamanya bahas kehidupan yang semakin dewasa semakin semrawut dan cepat. Padahal aku ingin punya satu atau dua teman dekat sekali yang bisa saling cerita, seperti saudara. Tapi aku juga ngga menyalahkan mereka, mungkin pertemanan memang memuai sesuai usia utamanya semakin tua semakin jauh. Kadang kala aku rindu cekikikan hal receh bersama mereka tanpa berfikir nanti akan ada banyak beban seperti sekarang dewasa, tapi masanya sudah lewat mereka ada yang telah membina keluarga semakin sulit bertemu aku ikut bahagia mereka tidak kesepian lagi sendiri menjalani kehidupan yang berat ini. 

Mungkin saat seseorang memiliki kekasih hati petemanan menjadi tergantikan karena ada pendengar yang sedia 24 jam mau ada untuk kita memahami dan menerima sedang teman tidak selalu ada, memahami dan menerima beberapa bagian kita. Mungkin nanti aku juga seperti itu tapi aku tidak mau menggantungkan banyak hal terutama kebahagiaanku kepada pasanganku karena sejatinya ia adalah pelengkap yang mungkin bisa sedikit mengobati tapi aku tidak ingin ia terbebani, karena pada dasarnya kebahagiaan datang dari diri sendiri dan bagaimana ia menangkapnya. Kebahagiaan mekar, dari hal-hal kecil sederhana motto hidupku haha. Tapi sungguh saat kita tidak menggantungkan kebahagiaan ke orang lain ia akan lebih ringan dan legowo atas apapun hal yang datang ke orang itu mau baik atau buruk intinya low ekspetasi. Juga menurutku banyak hal yang lebih berkesan saat kita muhasabah dengan teliti memahaminya pun lebih meresap ke hati. Mungkin banyak hal yang aku ingin tapi belum tercapai misal dengan melihat kebahagiaan di sesuatu itu dan berharap semesta bekerja aku yakin Allah baik akan memberi meski belum sekarang.

Komentar

Postingan Populer