Mbah Pardi Berpulang
(18:05) Selasa, 29 November 2022.
Baru saja aku mengunjungi rumah Bapakku kemarin sore, untuk menumpang mandi dan mencuci beberapa bajuku. Aku menyempatkan diri melihat Mbah dari bapaku tergeletak tidur beralas karpet hijau dilantai, hari ini ia telah berpulang. Aku kemarin pulang dan menangis. Sedikit lelah dengan hidup, aku dalam kondisi sedang sedih. Kasian Mbahku ini ia berumur panjang dan sakit di masa tua. Mungkin umurnya sekitar 80-90 kata Bapak.
Ada satu hal yang aku pikirkan bagaimana orang ingin berumur panjang sedangkan diumur panjang terkadang Tuhan ambil banyak hal seperti kemampuan bicara, penglihatan, tubuh yang tidak lagi sehat aku rasa itu setimpal dengan apa yang sudah diberikan oleh-Nya dalam hidup. Aku rasa hidup di usia 60-an sudah teramat cukup, tidak terlalu menyusahkan anak juga. Sekali lagi aku banyak belajar hidup dibulan ini, aku bersyukur.
Aku berdoa meminta kelapangan hidup yang kadang penuh ketidakpastian, aku juga sempat berdoa untuk Mbahku "ya Allah jangan biarkan Mbah Pardi hidup terlalu lama jika ia kesakitan, biarkan ia pulang dengan tenang" aku tidak menyangka entah itu takdir atau jawaban doaku Engkau kabulkan dengan cepat Tuhan. Aku jadi percaya segala hal hanya perlu sabar, tawakal dan serahkan segalanya pada yang diatas ia sang Maha lebih tahu. Itu menjadi pertemuan terakhirku dengan Mbahku. Aku ternyata tidak diizinkan terlalu lama pindah dari rumah Bapak, Allah lebih tahu aku yang tertekan tinggal dirumah Mamaku dizinkan kembali pulang.
Komentar
Posting Komentar