Subtansi Menjadi Orang Kaya
(13:10) Kamis, 17 November 2022.
Sering terjadi di musim hujan begini yang aku rasakan saat naik motor adalah terciprat mobil yang suka ngebut-ngebut. Aku kadang ngga paham sih mereka kan ngga kehujanan didalem aman ngapain coba ngebut sampe nyipratin orang lain padahal tau ada motor, seperti ngga punya etika ngga bisa menghargai pengguna jalan lainnya. Baru kusadari~ dewa19 wkw, lanjooot nah ternyata ini terlalu sering terjadi kepada daku kayaknya aku mulai memahami sedikit antara mereka ini memang buru-buru atau emang dasar ngga mikir aja. Paling ngga suka sama manusia macam begini seenaknya, serasa jalan milik sendiri. Kesan yang akan jadi buruk karena terlihat songong.
Dulu guru matematikaku Mbah Sumantoro juga pernah mengatakan hal tentang orang yang punya mobil hanya beda kejadian, guruku ini naik sepeda dan di sampingnya ada mobil terus diklakson terus padahal sudah dipinggir sambil bercanda ia bilang intinya dia sudah di pinggir dan sampingnya kali masa diruruh nyemplung. Yah begini jatuhnya sombong dan ngga beretika.
Lalu mungkin ini yang aku lihat orang kaya yang baru saja kaya (OKB) mereka ini suka riya/pamer/flexing klo bahasa jaman sekarang mereka akan mempertontonkan pencapaiannya. Menurutku sesekali ngga apa karena hasil kerja keras mereka tapi kalau terus-terusan itu sih bikin orang lain bisa saja iri. Ternyata mungkin OKB ini hanya awalnya suka flexing, tapi saat ia bertambah kaya mungkin pencapaiannya tidak terlalu besar saat pertama kali ia mendapatkan hasil maka ia sudah tidak butuh flexing ke orang lain. Mungkin dulu marc pendiri Facebook juga begitu saat jadi OKB, namun setelah lama kelamaan ia memakai sesuatu yang terlihat sederhana saja padahal mahal apa yang dikenakan misal. Udah ah segini cukup opiniku dan keresahannya.
Komentar
Posting Komentar